Linux adalah sebuah (OS) operating system atau sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds dari Universitas Helsinki Finlandia. Dituliskan bahwa Linux merupakan sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU Intel yang cocok untuk PC. Linux meluncurkan versi 1.0 pada tanggal 14 Maret 1994. Linux dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah, karena sistem operasi tersebut didistribusikan secara open source atau dapat diartikan bahwa kode sumber linux turut diikutsertakan.
Berikut penjelasan tentang Versi-Versi Linux :
Pada September 1991, Linux versi 0.01 telah dirilis di server FTP ftp.funet.fi milik Finnish University and Research Network (FUNET). Rilis pertama tersebut memiliki 10,239 baris kode. Pada Oktober 1991, Linux versi 0.02 dirilis.
Pada Desember 1991, Linux 0.11 dirilis, versi ini adalah versi pertama yang di host oleh Linus Torvalds sendiri. Linuz 0.11 dapat di kompilasi oleh komputer yang menjalankan Linux 0.11. Saat ia merilis versi 0.12 di bulan Februari 1992, Torvalds mengadopsi GNU General Public License (GPL), dan berhenti menggunakan lisensi yang ia buat sendiri, yang tidak boleh didistribusikan secara komersil.
Newsgroup dengan nama alt.os.linux juga dibuat, dan pada 19 Januari 1992, post pertama pada alt.os.linux dibuat. Pada 31 Maret 1992, alt.os.linux berubah menjadi comp.os.linux.
X Window System juga segera di port ke Linux. Pada Maret 1992, Linux versi 0.95 adalah versi pertama yang bisa menjalankan X. Lompatan versi yang jauh ini (dari 0.1x ke 0.9x) karena Torvalds merasa fitur-fiturnya sudah lumayan lengkap dan ia menganggap sudah layak untuk langsung ke versi 1.0. Namun, ternyata langkah ini terlalu berlebihan, karena dari tahun 1993 sampai awal 1994, muncul 15 versi perkembangan Linux 0.99.
Pada 14 Maret 1994, Linux 1.0.0 dirilis, dengan 176,250 baris kode yang merupakan tonggak sejarah Linux. Versi ini adalah kulminasi dari tiga tahun perkembangan yang cepat dari kernel Linux. Fitur baru terbesar yang disediakan adalah jaringan. Versi 1.0.0 mampu mendukung protokol standar jaringan TCP/IP. Kernel 1.0.0 juga memiliki sistem berkas yang lebih baik tanpa batasan-batasan sistem berkas Minix. Sejumlah dukungan perangkat keras ekstra juga dimasukkan ke dalam rilis ini. Dukungan perangkat keras telah berkembang termasuk diantaranya floppy-disk, CD-ROM, sound card, berbagai mouse, dan keyboard internasional. Dukungan juga diberikan terhadap modul kernel yang loadable dan unloadablesecara dinamis.
Pada Maret 1995, Linux 1.2.0 dirilis (310,950 baris kode).Kernel ini mendukung variasi perangkat keras yang lebih luas. Pengembang telah memperbaharui networking stack untuk menyediakan support bagi protokol IPX, dan membuat implementasi IP lebih lengkap dengan memberikan fungsi accounting dan firewalling. Kernel 1.2 ini merupakan kernel Linux terakhir yang PC-only. Konsentrasi lebih diberikan pada dukungan perangkat keras dan memperbanyak implementasi lengkap pada fungsi-fungsi yang ada.
Versi 2 Linux, dirilis pada 9 Juni 1996, dan diikuti oleh perubahan versi besar dibawah versi kepala 2:
- 25 Januari 1999 - Linux 2.2.0 dirilis (1,800,847 baris kode).
- 18 Desember 1999 - patch IBM mainframe untuk versi 2.2.13 diterbitkan, yang memperbolehkan Linux dijalankan di mesin bisnis.
- 4 Januari 2001 - Linux 2.4.0 dirilis (3,377,902 baris kode).
- 17 Desember 2003 - Linux 2.6.0 dirilis (5,929,913 baris kode).Hal-hal yang berubah dari versi 2.6 ini ialah: Subitem M/K yang dipercanggih, Kernel yang pre-emptif, Penjadwalan Proses yang dipercanggih, Threading yang dipercanggih, Implementasi ALSA (Advanced Linux Sound Architecture) dalam kernel, dan Dukungan sistem berkas seperti: ext2, ext3, reiserfs, adfs, amiga ffs, apple macintosh hfs, cramfs, jfs, iso9660, minix, msdos, bfs, free vxfs, os/2 hpfs, qnx4fs, romfs, sysvfs, udf, ufs, vfat, xfs, BeOS befs (ro), ntfs (ro), efs (ro).
Mulai 2004, proses rilis dirubah dan kernel baru mulai dirilis rutin setiap 2-3 bulan, dengan nomor 2.60, 2.6.1, sampai 2.6.39.
Pada 21 Juli 2011 Linus Torvalds mengumumkan rilis Linux 3.0. Lompatan versi ini bukan karena perubahan teknologi besar-besaran dibandingkan dengan Linux 2.6.39; tetapi menandakan ulang tahun ke 20 kernel linux. Proses waktu rilis tetap sama.
Pada tahun 2012, Linux 3.2 telah memiliki 14,998,651 baris kode.
Ada pula beberapa jenis-jenis Linux :
1. Debian Linux
Pada jenis Linux ini mungkin kurang terkenal atau kurang diketahui dan diminati orang. Namun dari beberapa kalangan teknis menyukai Linux jenis ini karena kstabilannya. Pada jenis ini sangat cocok digunakan untuk server karena kecepatan dan keoptimalnnya. Saat ini Debian Linux sudah mencapai versi 4.1
2. Redhat Linux
Jenis ini tergolong popular di Indonesia dan Amerika. Saat ini redhat linux sudah mencapai versi 9.0. Kemudahan dalam hal instalasi merupakan salah satu kelebihan pada jenis ini.
3. Mandrake Linux
Mandrake Linux merupakan saudara muda dari Redhat Linux, keduanya diproduksi di satu tempat. Pada jenis ini berpotensi dimanfaatkan untuk computer client yang handal. Mempermudah penggunaan dan proses instalasi yang sederhana merupakan tujuan dari diciptakannya mandrake linux.
4. Caldera Linux
Tampilannya yang grafis telah menghiasi kita mulai dari penginstalan hingga melakukan setting hardware. Caldera merupakan jenis linux pertama yang menggunakan Auto-Detect Hardware ( seperti plug and play pada Mac).
5. Slackware Linux
Slackware merupakan distribusi linux yang pertama, dimana pada jenis ini pernah mengalami masa kejayaan saat baru sedikit orang yang mengenal atau mengetahui Linux. Pada jenis ini hadir dengan model yang sederhana. Semua diakses dengan manual dan tanpa grafik. Versi terbaru dari slackware linux yang kami ketahui hingga saat ini ialah versi 7.1.
6. SuSE Linux
Suse Linux banyak digunakan pada daerah Eropa. SuSE telah dilengkapi dengan Desktop Manager yang sering dikenal dengan KDE. Serta dilengkapi dengan tools untuk central setting yaitu Yet another Settup Tools (YaST) dimana manfaatnnya yaitu mempermudah dalam konfigurasi sistem internal serta jaringan security.
7. Corel Linux
Pada jenis ini semua ditampilkan serba grafis mulai dari instalasi sampai boot system. Corel linux mampu memberikan kesederhanaan seperti misalnya pada settingan jaringan yang lebih mudah. Namun bagi sebagian orang akan merasakan bingung melihat tampilannya yang serba grafis, hal itu akan menjadi salah satu kekurangan pada jenis ini.
8. Turbo Linux
Di daerah Asia jenis ini tergolong popular, turbo linux dibuat dari berbagai under linux yang diprioritaskan untuk kepentingan dalam skala besar. Jenis ini mengkhususkan diri di bidang clustering computer.
9. Ubuntu Linux
Jenis ini hadir dalam dua versi yaitu versi LiveCD dan versi Install. Tujuan dari proyek ini adalah menciptakan sebuah Sistem Operasi Desktop yang gratis dengan dukungan aplikasi serta dokumentasinya.
Kalo mau lebih jelasnya, cari saja di Wikipedia atau di Mbah Google :) Hahahaha...
Jangan Lupa Liat And Like
Tidak ada komentar:
Posting Komentar